Layaknya sebuah roda yang berbentuk lingkaran, yang tak memiliki sudut. Hanya mengikuti garis yang ada, dengan gerak menggelinding yang ia bisa. Namun penggunaan roda yang akan selalu berubah. Penempatan yang diberikan kepada roda akan selalu berubah mengikuti gerak yang diberikan kepadanya...
Layaknya sebuah layang-layang akan selalu mengudara dengan bantuan angin yang berhembus ditubuhnya tanpa mengenal rasa lelah. Layang-layang akan jatuh tanpa adanya angin yang dulu setia menemaninya. Tanpa benang, layang-layang hanyalah selembar kertas yang menempel pada dua bilah bambu...
Sunday, June 7, 2015
Saturday, September 20, 2014
Jalinan Kasih
Awalku melihatmu, terbersit
dalam hatiku merasa nyaman denganmu...padahal saat itu kita belum kenal...
Awalku melihatmu, terbersit dalam hatiku merasa tenang denganmu...padahal saat itu kita masing-masing punya orang terdekat...
Setelah kita kenal karena suatu alasan, kita berteman layaknya kakak-adik kelas yg sering sharing dan meminta pendapat...berbagi pengalaman, canda-sedih, tawa-tangis, suka-duka...semua kita lalui dengan hubungan yang namanya kakak dan adik...
Kadang kau bercanda seolah-olah kau memang menginginkanku...tapi tak pernah ku anggap karena ku takut itu hanyalah omong kosong belaka...
Lambat laun dengan berjalannya waktu, ternyata rasa itu hadir dengan sendirinya dari hatimu...tanpa sadar rasa itu pun hadir dalam hatiku..tapi ku takut untuk meneruskannya karena ku takut itu hanyalah perhatian berlebihmu sebagai seorang kakak...
Ku coba untuk mendinding perasaan itu, ku takut perasaan itu akan semakin mengakar kuat dan kokoh dalam relung hatiku... aku pun terbiasa untuk kembali terbiasa untuk menganggapmu layaknya kakak kandungku sendiri...
Perlahan namun pasti, ternyata kau pun semakin mendekatiku dan memperlihatkan sikap yang berbeda dari biasanya kepadaku...kau memperlakukanku seolah orang yang kau sayang, kadang kau perlakukan seperti seorang adik, tanpa kabar berita menghilang....yaaaa aku tahu itu memang karakter dirimu... -_-
Pada tamggal 14 itu pun akhirnya kau beranikan diri untuk mengatakan isi hatimu, hal yang sangat kutakutkan, namun juga sangat ku nanti... :*
Awalnya kau ingin mengutarakannya secara langsung, tapi karena hari itu aku sangatlah sibuk dengan tugasku, kau pun menundanya hingga malam harinya...itu pun lewat telpon karena kau sudah harus kembali ke kampung halamanmu karena pekerjaanmu telah menantimu untuk minta cepat diselesaikan...
Mengingat hal itu aku tersenyum sendiri...awalnya aku menduga kau ada masalah dengan kekasihmu, karena kau sendiri bilang ada yang ingin dibicarakan terkait permasalahan pada dirimu sendiri...aku pun siap menjadi pendengar setia yang baik, yaaa wajar donk adik yang baik itu selalu setia membantu kakaknya...diluar dugaan kau pun mengutarakan langsung isi hatimu tanpa basa-basi karena memang kau tak pandai untuk berbicara basa-basi untuk masalah hati...kau pun mengatakan bahwa kau sudah tidak berhubungan dengan siapa pun terkait masalah soal perasaan...kau pun mengatakannya langsung dengan kata-kata, kau telah lama memendam rasa itu, itu pun diawali dengan kita sama-sama dalam organisasi yang sama...kita sering berbagi cerita,berbagi pengalaman, berbagi ide—ide, berbagi ilmu yang kau punya...
Hati kita pun terpaut dalam satu hubungan... hubungan yang kita sama-sama konsisten untuk kita jalani bersama, dalam komitmen bersama yang tertulis di dalam hati kita masing-masing.....
Awalku melihatmu, terbersit dalam hatiku merasa tenang denganmu...padahal saat itu kita masing-masing punya orang terdekat...
Setelah kita kenal karena suatu alasan, kita berteman layaknya kakak-adik kelas yg sering sharing dan meminta pendapat...berbagi pengalaman, canda-sedih, tawa-tangis, suka-duka...semua kita lalui dengan hubungan yang namanya kakak dan adik...
Kadang kau bercanda seolah-olah kau memang menginginkanku...tapi tak pernah ku anggap karena ku takut itu hanyalah omong kosong belaka...
Lambat laun dengan berjalannya waktu, ternyata rasa itu hadir dengan sendirinya dari hatimu...tanpa sadar rasa itu pun hadir dalam hatiku..tapi ku takut untuk meneruskannya karena ku takut itu hanyalah perhatian berlebihmu sebagai seorang kakak...
Ku coba untuk mendinding perasaan itu, ku takut perasaan itu akan semakin mengakar kuat dan kokoh dalam relung hatiku... aku pun terbiasa untuk kembali terbiasa untuk menganggapmu layaknya kakak kandungku sendiri...
Perlahan namun pasti, ternyata kau pun semakin mendekatiku dan memperlihatkan sikap yang berbeda dari biasanya kepadaku...kau memperlakukanku seolah orang yang kau sayang, kadang kau perlakukan seperti seorang adik, tanpa kabar berita menghilang....yaaaa aku tahu itu memang karakter dirimu... -_-
Pada tamggal 14 itu pun akhirnya kau beranikan diri untuk mengatakan isi hatimu, hal yang sangat kutakutkan, namun juga sangat ku nanti... :*
Awalnya kau ingin mengutarakannya secara langsung, tapi karena hari itu aku sangatlah sibuk dengan tugasku, kau pun menundanya hingga malam harinya...itu pun lewat telpon karena kau sudah harus kembali ke kampung halamanmu karena pekerjaanmu telah menantimu untuk minta cepat diselesaikan...
Mengingat hal itu aku tersenyum sendiri...awalnya aku menduga kau ada masalah dengan kekasihmu, karena kau sendiri bilang ada yang ingin dibicarakan terkait permasalahan pada dirimu sendiri...aku pun siap menjadi pendengar setia yang baik, yaaa wajar donk adik yang baik itu selalu setia membantu kakaknya...diluar dugaan kau pun mengutarakan langsung isi hatimu tanpa basa-basi karena memang kau tak pandai untuk berbicara basa-basi untuk masalah hati...kau pun mengatakan bahwa kau sudah tidak berhubungan dengan siapa pun terkait masalah soal perasaan...kau pun mengatakannya langsung dengan kata-kata, kau telah lama memendam rasa itu, itu pun diawali dengan kita sama-sama dalam organisasi yang sama...kita sering berbagi cerita,berbagi pengalaman, berbagi ide—ide, berbagi ilmu yang kau punya...
Hati kita pun terpaut dalam satu hubungan... hubungan yang kita sama-sama konsisten untuk kita jalani bersama, dalam komitmen bersama yang tertulis di dalam hati kita masing-masing.....
Tuesday, July 1, 2014
Maher Zain -- Freedom
Gak
sengaja disaat nonton acara disalah satu stasiun TV Nasional, pada backsound
acara tersebut diputerin lagu Maher Zain - Freedom....
Hati langsung aja kaget riang gembira...udah lama mau
download tuh lagu, tapi lupa mulu.... L L L
Nahhh mumpung
ingatanku masih segar, maka langsung saja aku download... nahh langsung juga
cari liriknya......
Gathered
here with my family
Berkumpul di sini bersama keluargaku
My neighbours and my friends
Tetangga dan teman-temanku
Standing firm together against oppression holding hands
Berdiri tegak bersama melawan penindasan berpegangan tangan
It doesn't matter where you're from
Tak peduli dari mana asalmu
Or if you're young, old, women or man
Atau apakah kau muda, tua, wanita atau pria
We're here for the same reason;
Kita di sini karena alasan yang sama;
We want to take back our land
Kita ingin merebut kembali negara kita
II
Oh God thank you..
Oh Tuhan terima kasih...
For giving us the strength to hold on
Tlah memberi kami kekuatan tuk bertahan
And now we're here together
Dan kini kami di sini bersama
III
Calling you for freedom, freedom
Menyerumu untuk kebebasan, kebebasan
We know you can hear our call, ooh oh
Kami tahu Kau bisa mendengar seruan kami, ooh ohh
We're calling for freedom, fighting for freedom
Kami menyerukan kebebasan, berjuang untuk kebebasan
We know you won't let us fall, ooh no
Kami tahu Kau takkan biarkan kami jatuh
We know you're here with us
Kami tahu Kau di sini bersama kami
No more being prisoners in our homes
Jangan lagi jadi tahanan di rumah kita sendiri
No more being afraid to talk
Jangan lagi takut bicara
Our dream is just to be free, just to be free
Mimpi kita adalah untuk merdeka, untuk merdeka
Now when we've taking our first step
Kini setelah kita ambil langkah pertama
Towards a life of complete freedom
Menuju hidup bebas sepenuhnya
We can see our dream getting closer and closer, we're almost there
Kita bisa melihat mimpi kita makin dekat, kita hampir sampai
Back to II, III
I can feel the pride in the air
Kurasakan rasa bangga di udara
And it makes me strong to see everyone
Dan membuatku kuat melihat semua orang
Standing together holding hands in unity
Berdiri bersama berpegangan tangan bersatu
Shouting out loud demanding their right for freedom
Berteriak lantang menuntut hak mereka tuk merdeka
This is it and we're not backing of
Beginilah seharusnya dan kita takkan mundur
Oh God we know you hear our call
Oh Tuhan kami tahu Kau dengar seruan kami
Back to III (2x)
We know you're here with us
Kami tahu Kau di sini bersama kami
Berkumpul di sini bersama keluargaku
My neighbours and my friends
Tetangga dan teman-temanku
Standing firm together against oppression holding hands
Berdiri tegak bersama melawan penindasan berpegangan tangan
It doesn't matter where you're from
Tak peduli dari mana asalmu
Or if you're young, old, women or man
Atau apakah kau muda, tua, wanita atau pria
We're here for the same reason;
Kita di sini karena alasan yang sama;
We want to take back our land
Kita ingin merebut kembali negara kita
II
Oh God thank you..
Oh Tuhan terima kasih...
For giving us the strength to hold on
Tlah memberi kami kekuatan tuk bertahan
And now we're here together
Dan kini kami di sini bersama
III
Calling you for freedom, freedom
Menyerumu untuk kebebasan, kebebasan
We know you can hear our call, ooh oh
Kami tahu Kau bisa mendengar seruan kami, ooh ohh
We're calling for freedom, fighting for freedom
Kami menyerukan kebebasan, berjuang untuk kebebasan
We know you won't let us fall, ooh no
Kami tahu Kau takkan biarkan kami jatuh
We know you're here with us
Kami tahu Kau di sini bersama kami
No more being prisoners in our homes
Jangan lagi jadi tahanan di rumah kita sendiri
No more being afraid to talk
Jangan lagi takut bicara
Our dream is just to be free, just to be free
Mimpi kita adalah untuk merdeka, untuk merdeka
Now when we've taking our first step
Kini setelah kita ambil langkah pertama
Towards a life of complete freedom
Menuju hidup bebas sepenuhnya
We can see our dream getting closer and closer, we're almost there
Kita bisa melihat mimpi kita makin dekat, kita hampir sampai
Back to II, III
I can feel the pride in the air
Kurasakan rasa bangga di udara
And it makes me strong to see everyone
Dan membuatku kuat melihat semua orang
Standing together holding hands in unity
Berdiri bersama berpegangan tangan bersatu
Shouting out loud demanding their right for freedom
Berteriak lantang menuntut hak mereka tuk merdeka
This is it and we're not backing of
Beginilah seharusnya dan kita takkan mundur
Oh God we know you hear our call
Oh Tuhan kami tahu Kau dengar seruan kami
Back to III (2x)
We know you're here with us
Kami tahu Kau di sini bersama kami
Persembahan
Maher Zain untuk semua orang-orang yang mempunyai tujuan yang sama, sama-sama
merindukan kebebasan....kebebasan dari hidup permusuhan, pertikaian, kebebasan
untuk saling mendo’akan dalam kebaikan. Berusaha untuk mencapai kebebasan
tersebut dan dengan berdo’a kepada Allah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu....
Semua cara
sah untuk dilakukan dalam menyiarkan agama asalkan tidak melanggar dan
menyalahi syari’at....... J J J
Semoga dengan
lagu ini menginspirasi untuk kita semua..... J J J
Wednesday, April 9, 2014
BAHASA DAN GAMBAR DALAM MEDIA PEMBELAJARAN
Apa sih bahasa itu??? Penting kah bahasa
itu??? Perlu kah bahasa itu dalam media pembelajaran????
Bahasa adalah kapasitas khusus yang ada
pada manusia untuk memperoleh dan menggunakan sistem komunikasi yang kompleks.
Dengan bahasa kita akan mendapatkan gagasan dan memberikan gagasan yang ada
pada diri manusia.
Di dalam kehidupan kita sehari-hari,
bahasa adalah alat komunikasi kita sebagai makhluk sosial. Baik itu melalui
bahasa verbal maupun non verbal. Jadi menurut kalian, seberapa pentingkah
bahasa itu dalam media pembelajaran???
Bahasa adalah aspek paling penting dalam
media pembelajaran. Karena dengan bahasa maka tujuan pembelajaran akan
tercapai. Komunikasi yang di bangun antara guru dan siswa dengan menggunakan
bahasa dapat menyalurkan materi pembelajaran, motivasi, merangsang pola pikir
siswa dan lain sebagainya, sehingga tujuan pembelajaran pun akan tercapai.
Ada beberapa karakter belajar pada anak
yang perlu kita ketahui sebagai calon-calon guru. Tidaklah mudah untuk menjadi
seorang guru, selain memikirkan tentang materi yang disampaikan kepada siswa,
kemudian memikirkan bagaimana cara menyampaikan materi agar anak didik dapat
menangkap materi yang disampaikan. Ya salah satu media yang tidak terlepas
dalam dunia PBM (Proses Belajar Mengajar) adalah media bahasa. Media bahasa ini
diterima pada audio dan visual. Nah daya serap seseorang dalam mengolah apa
yang ia terima, lebih cepat dengan cara visual dan kinestetika yang tentu saja
tidak mengindahkan daya serap audio.
Ya gambar...pada gambarlah visual akan
bermain-main, dan dibarengi dengan bahasa melalui audio-visual. Dengan demikian
maka akan tersampaikan tujuan pembelajaran tersebut rerlabih lagi dalam bahasa
arab.
Media gambar yang digunakan ada yang
bergerak bergerak dan tidak bergerak. Biasanya hal yang tidak bergerak itu
sangatlah monoton, tidak terlalu menarik perhatian siswa, maka disanalah
kreatifitas guru diperlukan. Guru meimajinasikan siswa dengan gambar yang ada
padanya dengan mendeskripsikan lebih rinci lagi gambar yang ada padanya.
Contohnya seorang guru membawa poster bentuk tubuh, siswa tidak akan mengerti
bila hanya sekedar gambar itu ditempelkan atau dipegang guru tanpa disertai
dengan penjelasan dari guru. Maka pelan-pelan guru menyampaikan pelajaran
sambil menunjuk pada gambar kemudian sambil melafazkan bahasa arab anggota
tubuh sambil menunjuk pada gambar atau tubuh guru sendiri. Apabila media gambar
yang disampaikan berupa media gambar gerak/video, maka guru hanya sedikit demi
sedikit menambah penjelasan disela-sela media gambar tersebut.
Dengan media gambar, keterbatasan ruang
dan waktu dapat lebih efisien. Dapat lebih cepat diterima oleh siswa dalam
memahami isi materi pembelajaran.
Tuesday, April 8, 2014
BIJAK MEMILIH ATAU PINTAR MEMILIH
Tinggal
menghitung jam lagi, Pemilihan Umum DPR, DPRD dan DPD akan dilaksanakan. Setiap
warga yang sudah mencapai umurnya berhak untuk menentukan suaranya dalam
pemilihan tersebut pada setiap kelurahan mereka. Mereka berhak untuk menentukan
siapa yang mereka pilih sesuai dengan hati nurani mereka, tidak dengan paksaan
dari beberapa oknum tertentu. Memilih orang-orang yang akan mewakili mereka
pada kursi DPR, DPRD dan DPD untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Pada saat ini
tidaklah mengherankan para calon legislatif tersebut mengobral janji kepada
rakyat untuk memilih mereka. Mereka berjanji akan mensejahterakan rakyat dengan
berbagai cara. Mereka mengiming-imingi rakyat dengan berbagai hal. Setelah
mereka dapat menduduki kursi panas pemerintahan, tidak sedikit dari mereka lupa
dengan janji-janji mereka terhadap rakyat yang mereka pilih. Mereka lupa bahwa
rakyat mempercayakan mereka untuk amanah dalam menyampaikan aspirasi rakyat.
Di saat seperti
inilah rakyat diharuskan untuk bijak dalam memilih atau pintar dalam memilih.
Bijak memilih wakil rakyat yang memang benar-benar akan menjadi tangan kanan
rakyat atau pintar memilih wakil rakyat yang pandai memberikan janji-janji
kosong dengan meiming-imingi materi semata. Sangat disayangkan karena ada
beberapa pihak yang berpikir lebih baik Golput, padahal masa depan mereka
ditangan mereka sendiri, dengan tidak ikut memilih malah sama saja dengan bunuh
diri. Pilihlah yang benar-benar akan menjadi wakil rakyat, dengan hati nurani,
cermat dan teliti.
~Admin menulis ini saat penugasan workshop Jurnalistik oleh PMII di STAI Darussalam Martapura~
Monday, March 31, 2014
JURNALISTIK
Dunia
jurnalistik tidak akan pernah terpisahkan dengan dunia tulis menulis. Dunia
tulis menulis tidak pernah terpisahkan kehidupan sehari-hari. Bukankah membaca
itu dengan membaca tulisan. Tulisan yang disajikan dari berbagai media baik
dari televisi, majalah, tabloid, buku, maupun pada sampel-sampel makan cepat
saji.
Kadang
memang tidak banyak orang yang suka menulis, tidak banyak orang yang mau
berkecimpung di dunia jurnalistik, mungkin dikarenakan banyak orang yang masih
kurang minatnya dalam dunia membaca untuk menambah wawasannya, agar tidak
tertinggal informasi yang pasti saja setiap hari, setiap jam, setiap menit,
setiap detik, pasti ada saja berita atau pun kejadian yang terjadi, ter-update
yang perlu diketahui setiap orang.
Menumbuhkan
minat baca pada setiap orang itu dimulai pada kesadaran masing-masing betapa
pentingnya membaca dalam kehidupan mereka. Dengan membaca akan menambah
pengetahuan, menambah wawasan, menambah pengalaman dengan membaca pengalaman
orang lain, dan juga dari membaca bisa saja menambah penghasilan mereka
sehari-hari, menambah kepulan asap dapur mereka J
Sebagai umat Islam kita tentunya mengetahui bahwa wahyu
pertama yang diturunkan kepada Rasulullah SAW adalah surah Al-Alaq ayat 1-5
yang isinya terkait dengan membaca.
1. Bacalah dengan (menyebut)
nama Tuhanmu yang Menciptakan,
2. Dia telah menciptakan
manusia dari segumpal darah.
3. Bacalah, dan Tuhanmulah
yang Maha pemurah,
4. Yang mengajar (manusia)
dengan perantaran kalam,
5. Dia mengajar kepada
manusia apa yang tidak diketahuinya.
Allah mengajarkan manusia dengan
perantaraan membaca dan menulis. Jadi timbulkanlah minat membaca dalam diri,
kemudian berbagilah.... J J J
Tapi pastilah ada yang terfikir, yah gak semua
orang bisa menulis dengan baik. Menulis hal-hal yang menarik untuk dibaca orang
lain. Nah ini nih kebiasaan yang harus kita rubah. Gak bisa nulis hal yang
menarik, takut gak dibaca orang lah...fikiran-fikiran seperti itu lah yang
menghalangi kita untuk lebih maju, lebih berani. Kenapa gak dicoba dulu, kalo
belum bisa menulis hal yang menarik, bukankah itu hal yang wajar karena semua
perlu proses. Semakin banyak yang kita baca, semakin sering kita menulis maka
semakin banyak kosa kata kita dan semakin terasah keterampilan menulis kita. Jangan
pernah terfikir tulisan kita tidak akan pernah dibaca orang, kita menulis untuk
kita sendiri. Kita berbagi pengetahuan maupun pengalaman dengan tulus... J J J
Sunday, March 23, 2014
Bersamamu...
Saat bersamamu, kurasakan arti bahagia...
Saat bersamamu, kurasakan arti memiliki...
Saat bersamamu, kurasakan arti setia...
Saat bersamamu, kurasakan arti merindu...
Saat bersamamu, kurasakan arti mencinta...
Saat bersamamu, kurasakan arti dicinta...
Saat bersamamu, kurasakan arti tulus kasihmu...
Aku yang dulu merasa sungkan saat bersamamu, sekarang sudah mulai berani meminta, merengek, mewek, ngomel, ngedumel, manja layaknya anak kecil...terima kasih cinta engkau begitu sabar saat menghadapiku...begitu bijak dalam mengajariku...terima kasih cinta.... :)
Saat bersamamu, kurasakan arti memiliki...
Saat bersamamu, kurasakan arti setia...
Saat bersamamu, kurasakan arti merindu...
Saat bersamamu, kurasakan arti mencinta...
Saat bersamamu, kurasakan arti dicinta...
Saat bersamamu, kurasakan arti tulus kasihmu...
Aku yang dulu merasa sungkan saat bersamamu, sekarang sudah mulai berani meminta, merengek, mewek, ngomel, ngedumel, manja layaknya anak kecil...terima kasih cinta engkau begitu sabar saat menghadapiku...begitu bijak dalam mengajariku...terima kasih cinta.... :)
to My Sun.....
Subscribe to:
Posts (Atom)